Congklak

Kesenian

Congklak

Congklak

 

Congklak ini dimainkan oleh dua orang, menggunakan papan congklak yang biasanya terbuat dari kayu/plastik dan biji congklak yang biasa disebut kuwuk. Biasanya nih wargi kalau tidak ada kuwuk, bisa juga diganti dengan kelereng, biji salak, atau biji sirsak.

Cara mainnya dengan memasukan biji congklak ke dalam lubang-lubang "kampung" dan lubang "rumah" yang berada di kiri pemain searah jarum jam. Satu lubang berisi 7 biji congklak, jika biji congklak yang dipegang sudah habis, tapi berhenti di lubang yang ada biji congklaknya, maka permainan terus berlanjut.

Jika biji congklak kita habis di "kampung" sendiri kita bisa terus bermain dengan mengambil biji congklak di lubang lain pada "kampung" kita, tetapi kalau berhenti di "kampung" lawan kita dinyatakan mati dan harus menunggu giliran main setelah lawan. Pemenangnya ditentukan dari jumlah biji terbanyak di "Rumah" masing-masing diakhir permainan.

 

Sumber: Buku Peperenian oleh Drs. Ahmad Hadi, Drs. Adé Wikaya dan Drs. Taufik Faturohman