• Beranda
  • Media
  • Berita

Pelatihan Digitalisasi: Branding Pemasaran dan Penjualan Pada Desa/Kampung Wisata, Kuliner, Souvenir, dan Fotografi.

Diposting Oleh : admin
Jumat, 17 Juni 2022

Dalam rangka pengembangan kepariwisataan, pembinaan kemitraan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta realisasi pelaksanaan kegiatan DAK tahun 2022 Kota Bandung, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Digitalisasi: Branding Pemasaran dan Penjualan Pada Desa/Kampung Wisata, Kuliner, Souvenir, dan Fotografi dengan mengangkat tema “Optimalisasi Media Digital dalam Pemasaran dan Penjualan Pariwisata”.

Pelatihan Digitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, motivasi, dan kompetensi para pengelola destinasi dan daya tarik wisata agar dapat memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi dalam pemasaran pariwisata.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari, mulai dari tanggal 14-16 Juni 2022. Kegiatan pemberian materi dilaksanakan di Amaroossa Hotel Bandung pada tanggal 14 dan 16 Juni 2022. Kemudian, pada tanggal 15 Juni 2022 dilaksanakan kegiatan outingclass yang dilaksanakan di beberapa lokasi, yaitu Kiara Artha Park, Forest walk dan BBWS Cikapundung. Pada kegiatan outingclass, peserta diminta untuk mempraktekkan materi yang sudah disampaikan sebelumnya oleh narasumber.

Jumlah peserta pelatihan ini sebanyak 40 orang yang terdiri dari perwakilan Kampung Wisata di 11 Kecamatan, perwakilan pengelola destinasi wisata, serta perwakilan Komunitas, Asosiasi, dan pengelola museum di Kota Bandung.

Pada hari pertama, dilaksanakan pretest terlebih dahulu kepada para peserta pelatihan dan dilanjutkan dengan pemaparan materi. Materi yang disampaikan meliputi: Kebijakan dan Program Pembangunan Pariwisata Kota Bandung berbasis Tekhnologi dan Informasi disampaikan oleh Kepala Bidang Pemasaran, Paparan Rancangan Aksi Perubahan "Optimalisasi Sistem Data Si Batur Portal Kepariwisataan pada DISBUDPAR Kota Bandung” disampaikan oleh Kepala Bidang Pariwisata, Pemasaran Digital dalam memajukan Pariwisata Berdaya Saing dan Pariwisata 4.0 disampaikan oleh Ade Mardiah Hayati, SE., MM.Par (Auditor Pariwisata, SM PT KBP, Program AMA Institute, former GM Hotel, Instruktur swasta), Pemasaran Digital dalam Pariwisata dan Tahapan Pengembangan Pemasaran Digital disampaikan oleh Wientor Rah Mada (Direktur Bisnis & Pemasaran SMESCO Indonesia, Founder & CEO EntroBUZZ, Lecturer of STP Bandung), serta praktek Social Media Admin & mengukur kinerja Pemasaran Digital yang disampaikan oleh AJ Sahara (Socmed Admin Professional, Digital Creator, E-Commerce Sari Ater Group).

Pada hari kedua diawali dengan pemberian materi mengenai fotografi untuk promosi digital yang disampaikan oleh Ricky Purnamahadi (Ketua LSP Fotografi Indonesia, Asesor Fotografi, Founder Djava Studio, Instruktur, Auditor CHSE), kemudian dilanjutkan dengan praktik di mana peserta dibagi menjadi 3 kelompok. Setelah praktik, dilanjutkan dengan sharing session bersama Chepy Bennington (Video Creator, Influencer). Kegiatan pada hari kedua diakhir dengan evaluasi dan diskusi hasil praktik fotografi.

Pada hari ketiga dilanjutkan pemberian materi meliputi bahasa promosi yang efektif dalam pemasaran digital dan simulasi teknik story telling & content writing yang disampaikan oleh Ichsan Sofan Nurzani, S.S. (Specialist Digital marketing, Marcomm Office, People Development Sari Group), praktik membuat konten digital yang disampaikan oleh Almandasari Putri, S.Psi. (Digital practicioner), Literasi Digital & Creative Technology yang disampaikan oleh Evawaty Tanuar S.Kom.,M.Info.Tech (Head of Informatics Dept. BINUS Bandung), serta praktik membuat dan mengedit video untuk pemasaran yang disampaikan oleh Willy Mahabi (Graphic Designer, Creative Director Packaging House Indonesia).