FAQ Disbudpar Bandung


Ya, kami dengan senang hati akan membantu pihak-pihak yang sedang melakukan proses skripsi maupun tugas akhir dengan ketentuan yang berlaku. Berikut ini adalah proses yang harus dilalui untuk melakukan permintaan data :

1. Buat surat rekomendasi dari kampus yang ditujukan kepada Kesbangpol Kota Bandung (berlokasi di Balai Kota Bandung)

2. Berikan surat rekomendasi dan isi registrasi untuk melakukan penelitian di Disbudpar Kota Bandung

3. Setelah mengisi registrasi dan mendapatkan surat rekomendasi, silahkan bawa surat ke Disbudpar Kota Bandung (berlokasi di Jalan Ahmad Yani No.277) untuk diproses.

4. Setelah selesai diproses, silahkan menghubungi Sub Bagian Program Data dan Informasi untuk pengambilan data.

Ya, tentu. Dengan ketentuan ajukan surat rekomendasi acara yang ditujukan kepada Kadisbudpar Kota Bandung serta melampirkan proposal kegiatan.

Setelah mendapatkan persetujuan dan surat rekomendasi, silahkan langsung menghubungi Sub Bagian Program Data dan Informasi untuk konfirmasi jadwal promosi dan pemberian e-flyer kergiatan.

E-flyer kegiatan direkomendasikan berukuran 800x800 atau 1080x1080. E-flyer akan dicantumkan logo Disbudpar serta Stunning Bandung.

Surat rekomendasi kegiatan dari Disbudpar Kota Bandung merupakan salah satu syarat untuk permohonan izin keramaian dari pihak kepolisian.

Ya, kami menerima mahasiswa magang/PKL. Silahkan cek ketersediaan posisi via email disbudpar@bandung.go.id.
Apabila tersedia, mohon mengikuti langkah-langkah berikut :

1. Buat surat rekomendasi PKL dari kampus dengan tujuan Kesbangpol Kota Bandung (berlokasi di Balai Kota Bandung)

2. Silahkan lakukan registrasi di Kesbangpol Kota Bandung. Berkas yang harus dipersiapkan antara lain fotocopy KTM, fotocopy KTP serta pas foto berukuran 3x4 (masing-masing berkas berjumlah 5 copy)

3. Apabila telah melakukan registrasi dan mendapatkan surat rekomendasi dari Kesbangpol, bisa langsung melakukan proses pendaftaran di Kantor Disbudpar yang beralamat di Jalan Ahmad Yani No.277

1. Surat Permohonan dari yang bersangkutan (ketua lingkung seni / sanggar /padepokan) yang ditujukan kepada Kepala Disbudpar Kota Bandung.

2. Surat keterangan domisili (lingkung seni / sanggar padepokan) dari pemerintahan setempat (RT, RW, Lurah, Camat).

3. Foto copy KTP (ketua dan sekretaris).

4. Biodata Lingkung seni/sanggar/padepokan (profile Sanggar) :

 a. Pendahuluan (Sejarah Singkat berdirinya atau terbentuknya Lingkung Seni/Sanggar Seni/Padepokan Seni);
 b. Maksud dan tujuan;
 c. Alamat kesekretariatan;
 d. Jenis kegiatan/kesenian;
 e. Susunan Pengurus;
 f. Waditra/Alat sarana dan prasarana yang dimiliki;
 g. Agenda/jadwal kegiatan;
 h. Kegiatan yang pernah diikuti/dilaksanakan;
 i. Penutup;

Catatan: Berlaku untuk 1 (satu) Tahun sejak tanggal dikeluarkannya legalitas, jika masa berlaku legalitas telah habis segera lakukan perpanjangan ke Disbudpar Kota Bandung.

1. Surat permohonan perpanjangan dari yang bersangkutan dari ketua dan sekretaris;

2. Surat keterangan dari Camat, Lurah, RW dan RT (yang menyatakan bahwa lingkung seni tersebut masih melaksanakan aktifitasnya/eksis);

3. Fotocopy legalitas lama;

4. Melampirkan kegiatan/dokumentasi selama satu tahun yang sudah dilaksanakan.